P2B Launching Layanan Berbasis Digital

Rapat koordinasi finalisasi pembentukan sistem digitalisasi Unit Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Maliki Malang terus berlanjut. Kali ini rakor yang langsung dipimpin oleh Dr. H. Barnoto, M.Pd.I melakukan persiapan launching aplikasi sistem digital.

Dalam sambutannya, Barnoto menyampaikan bahwa rakor tersebut sebagai tindaklanjut rapat sebelumnya yang telah membahas penguatan akuntabilitas tatakelola keuangan BLU khususnya P2B. “Karena setting aplikasi digital sudah mendekati selesai, sehingga kali ini mari kita merapatkan barisan sebagai persiapan prosesi launching aplikasinya,” ajaknya.

Sesuai rencana, Kabiro asal Tuban itu mengatakan bahwa launching akan dilaksanakan pada Jumat(20/8). “Inshaa Allah acara launching dilaksanakan besok Jumat, 20 Agustus. Rencana kita undang seluruh stakeholder UIN MALIKI dan undangan daring untuk para Kabiro AUPK beserta Kepala P2B PTKIN BLU se-Indonesia, ” paparnya.

Selain itu juga disampaikan bahwa rencananya Bapak Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI yang nanti akan melaunching aplikasi tersebut. “Beliau sudah kita undang secara virtual, semoga tidak ada halangan sehingga bisa hadir saat acara tersebut, ” harapnya.

Rakor berjalan lancar dengan metode sharing dan diskusi. Dalam prosesnya, disampaikan perwakilan dari unit Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) UIN Maliki Malang bahwa proges perancangan sistem digital telah mencapai tahap finishing. “Hal pentingnya lagi adalah soal pemberian nama aplikasinya. Hal ini mungkin terlihat sederhana tapi dampaknya sangat luar biasa, ” ungkap Mukhlis, Kepala PTIPD. Sehingga menurut mas Muchad sapaan akrabnya di lingkungan kampus itu menyarankan agar pemilihan nama aplikasinya nanti harus yang simple, jelas dan tentunya unik.

Hal tersebut ia tekankan lagi karena dengan minimal tiga kriteria yang telah ia sampaikan, maka suatu aplikasi bisa dengan mudah diketahui oleh orang, dicari dan juga diingat nama aplikasi itu. “Tidak perlu pilihan nama yang panjang dan beranekaragam, cukuplah namanya itu paling mudah dikenali oleh orang lain!, ” terangnya. (ptt)

Sumber

Bagi ke: